Daftar Blog Saya

Minggu, 01 Januari 2012

CONTOH RPP DENGAN MODEL KOOPERATIF LEARNING


CONTOH RENCANA PEMBELAJARAN MATEMATIKA
DENGAN MODEL KOOPERATIF LEARNING
Oleh: Aisyah*
*Mahasiswa Pascasarjana Pendidikan Matematika Universitas Sriwijaya.

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Nama Sekolah             : SD / MI
Mata Pelajaran            : Matematika
Kelas / Semester          : III / 2
Standar Kompetensi    : Memahami pecahan sederhana dan penggunaan dalam
                                       pemecahan masalah
Kompetensi Dasar       : Mengenal pecahan sederhana
Indikator                     :
-       Mengenal lambang setengah, seperempat, sepertiga, seperenam
-       Mengenal nilai bagian daerah arsiran
I.         Tujuan Pembelajaran
Peserta didik dapat mengenal pecahan sederhana, membaca lambang dalam pecahan, dan menyajikan bilangan pecahan.
II.      Materi Pembelajaran
Pecahan
III.   Metode Pembelajaran
Tanya jawab, diskusi, tugas kelompok dan individual.

IV.   Langkah-Langkah Kegiatan
Pendahuluan
1.    Apersepsi
-            Meminta siswa untuk menjawab pertanyaan prasyarat yang berkaitan dengan materi yang dibahas
-            Menyampaikan kegunaan materi yang akan dipelajari dalam kehidupan sehari-hari
2.    Pemberian motivasi
Kegiatan inti
Presentasi materi oleh Guru
1.    Guru menunjukkan beberapa pecahan yang berbeda-beda dalam bentuk luasan suatu daerah.

            
                 Gambar 1a                                                         Gambar 1b

            
                 Gambar 1c                                                        Gambar 1d
2.    Guru meminta siswa menyebutkan nama pecahan untuk daerah diarsir pada pada gambar Gambar 1a, dan nama pecahan utuk daerah yang diarsir pada gambar Gambar 1b, 1c dan 1d.
3.    Bagian luasan daerah arsiran yang menyatakan pecahan sepertiga, dan menjajarkannya pada luasan daerah pecahan seperdua, seperti gambar berikut


                               Gambar 3
4.    Luasan daerah yang pada gambar 3 yang sudah disambung dengan dengan bagian arsiran luasan daerah sepertiga tadi, disejajarkan dengan luasan daerah arsiran seperenam, seperti gambar berikut
 



          

                   Gambar 4
5.    Guru meminta siswa menyebutkan nama pecahan untuk luasan daerah arsiran yang disambung tadi setelah disejajarkan dengan luasan daerah arsiran pecahan seperenam.
6.    Guru meminta siswa menyebutkan kembali nama pecahan untuk semua daerah yang diarsir.
7.    Guru mengarahkan siswa untuk menemukan bahwa  merupakan jumlah dari  dan  .
8.    Dengan tanya jawab guru menjelaskan tentang lambang pecahan
9.     Secara berkelompok siswa menulis lambang bilangan pecahan, guru memantau siswa dan mengarahkan siswa yang mengalami kesulitan.
10.  Guru memandu diskusi dan merumuskan jawaban yang benar.

Kegiatan Kelompok yang dilakukan siswa
1.      Setelah presentasi, siswa diminta untuk duduk berdasarkan kelompoknya yang telah dibagi guru sebelumnya.
2.      Setiap kelompok diberikan sebuah lembar kegiatan dan sebuah lembar jawaban.
3.      Siswa diminta untuk mendiskusikan dalam kelompok tentang materi yang diberikan dalam lembar kegiatan.
4.      Kepada siswa diberitahukan bahwa lembar kerja harus diisi dan dipelajari.
5.      Jika seorang siswa mengalami kesulitan dalam memahami materi, maka diminta untuk bertanya kepada teman dalam kelompoknya.
6.      Jika seluruh siswa dalam kelompok tidak menemukan jawabannya, maka salah seorang siswa dalam kelompok menanyakan kepada guru.

Kuis
       Setelah satu atau dua periode kegiatan kelompok, atau setelah membahas satu sub bab pokok bahasan, siswa diberi tes secara individu. Hasil tes ini akan mempengaruhi skor kelompok. Masing-masing siswa menyumbangkan skor untuk kelompok sesuai dengan kemajuan yang dicapai dalam tes, dibandingkan dengan skor dasar yang dimiliki siswa.


Penghargaan Kelompok
       Setelah skor tes ditentukan, dan skor kelompok sudah dihitung, maka guru memberikan penghargaan bagi kelompok yang unggul.

Melaporkan Hasil Evaluasi
       Setelah satu unit pembelajaran topik pecahan, guru mencatat dan melaporkan hasil evaluasi. Nilai siswa ditentukan oleh nilai individu yang diperoleh waktu kuis.

Penutup
1.    Guru membimbing siswa untuk merangkum materi yang baru saja dipelajari.
2.    Guru memberikan tugas atau PR.

Mengetahui
Kepala Sekolah



(                                         )

Palembang,        
Guru Mata Pelajaran



(                                      )

·            
DAFTAR PUSTAKA
Arikunto, Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan (Edisi Revisi). 2008. Jakarta : Bumi Aksara

Trianto, Model-Model Pembelajaran Inovatif Berorientasi Konstruktivistik. 2007. Jakarta : Prestasi Publishing.

Tim MKPBM Jurusan Pendidikan Matematika, Common Text Book Strategi Pembelajaran Matematika Kontemporer. 2001. Bandung : JICA-Universitas Pendidikan Indonesia (UPI).

Ruseefendi, Pengantar kepada Membantu Guru Mengembangkan Kompetensinya dalam Pengajaran Matematika untuk Meningkatkan CBSA. 2006. Bandung : Tarsito.

Syaiful Sagala. Konsep dan Makna Pembelajaran. 2003. Bandung : Alfabeta


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar